Siswa Sma Di Kalimantan Tengah Jadi Juara Dunia Penyembuh Kanker Walau Stadium 4
Beritaterheboh.com - SEPINTAS judul di atas terkesan berlebihan. Tapi, faktanya ada. Dua orang siswi Sekolah Menengan Atas berhasil membawa karya ilmiahnya untuk dibuktikan di tingkat dunia.
Mereka menemukan tumbuhan yang sanggup menyembuhkan total penyakit pembunuh nomor satu di dunia, kanker!
Pertama kali mendapatkan warta ini, saya setengah percaya. Kenapa? Barangkali sama menyerupai yang ada di benak pembaca sekalian, apa iya???
Saya pun melaksanakan penelusuran awal.
Informasi saya dapatkan dari Jurnalis KompasTV di Palangka Raya Kalimantan Tengah, Kurnia Tarigan. Ternyata warta yang saya terima betul adanya.
Ada 2 siswi SMAN 2 Palangka Raya yang gres dua pekan kemudian mendapatkan penghargaan atas karya ilmiahnya menemukan tumbuhan penyembuh kanker, sekali lagi penyembuh, bukan meringankan, melainkan menghilangkan sel kanker yang ganas sekalipun.
Sekolah dan guru menolak wawancara??
Namun, ada satu problem yang menghalangi publikasi atas temuan ini. Pihak sekolah dan guru keberatan untuk diwawancara.
Mereka khawatir akan ada eksploitasi besar-besaran atas hutan di Kalimantan Tengah jikalau warta ini tersebar.
Tim AIMAN berusaha meyakinkan bahwa publikasi atas temuan ini bertujuan untuk memberi manfaat bagi umat manusia. Syukurlah, kami berhasil meyakinkan pihak sekolah dan para guru.
Saya bersama tim AIMAN segera bergegas menuju kota yang pernah disebut Bung Karno akan menjadi Ibu Kota RI tahun 60-an silam.
Setelah mendarat di kota ini, saya segera meluncur menuju ke Sekolah Menengan Atas yang berada di tengah kota.
Saya pribadi menuju laboratorium sekolah untuk melihat bagaimana bentuk tumbuhan yang diganjar medali emas pada kompetisi Life Science di Seoul, Korea Selatan pada 25 Juli 2019 lalu.
Saya melihat sepintas hanya batang atau menyerupai akar pohon biasa. Tak ada yang istimewa.
Tetapi berdasar hasil uji Laboratorium yang dilakukan di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tumbuhan ini mempunyai kandungan anti-oksidan ribuan kali lipat dari yang jenis tumbuhan lain yang pernah ditemukan. ?
Saya menanyakan apa nama tumbuhan ini? Bajakah! Begitu orang menyebut tumbuhan ini.
Masuk ke hutan
Tumbuhan ini hanya hidup di hutan. Untuk mendapatkannya, kita harus masuk ke bab dalam hutan.
Tak puas di laboratorium, saya bergegas menuju ke hutan yang berjarak sekitar 2 jam perjalanan dari Kota Palangka Raya.
Saya diantar oleh seorang guru dan juga 2 siswi peserta penghargaan.
Sang Guru memberi catatan, saya tak boleh memberi tahu di mana hutan itu berada!??
Setelah melewati jalur Trans Kalimantan, saya dan tim AIMAN mulai masuk ke dalam hutan memakai mobil.
Beberapa menit perjalanan di dalam hutan, kami datang di lokasi yang tidak sanggup lagi dilalui mobil. Kami pun turun berjalan kaki selama beberapa menit dan datang di sebuah daerah di tengah hutan di antara lahan gambut dengan airnya yang berwarna khas, coklat namun jernih, menyerupai warna minuman ringan ternama.
Di sinilah saya pertama kali melihat dan menemukan pohon yang dikatakan langka ini. Lagi-lagi sepintas pohon ini menyerupai pohon biasa, sulit membedakannya dengan tumbuhan lain.
Bedanya, pohon ini tumbuh dengan cara merambat meski mempunyai batang yang berpengaruh dan cukup besar.
Ia sanggup merambat pada ketinggian 5 meter lebih sampai ke puncak pohon lain yang dirambatinya.
Akarnya menghujam di dasar anutan air lahan gambut.
Satu hal lagi yang saya dapatkan, tumbuhan ini hanya hidup di lokasi rimbun di mana sinar matahari tak banyak masuk, tertutup rimbunnya hutan.
Awal penemuan
Bagaimanakah dongeng awal inovasi khasiat tumbuhan ini?
Adalah Daldin warga suku dayak orisinil di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, yang memberikan pertama kali. Ia pula yang memberi nama tumbuhan ini.
Kisahnya bermula pada sekitar tahun 1970-1980-an. Di kurun waktu itu, Ibunda Daldin menderita kanker payudara. Menurut dokter, levelnya sudah stadium 4.
Saat itulah ayah Daldin pergi ke hutan dan mencari tumbuhan ini untuk kemudian direbus dan airnya diberikan kepada sang istri.
Kondisi ibu Daldin ketika itu sangat memprihatiankan. Sejumlah bab tubuhnya yang terkena kanker bahkan sudah mengeluarkan nanah.
Namun sepekan meminum rebusan tumbuhan itu, perubahan mulai tampak. Luka pada payudara sang ibu membaik. Sebulan setelahnya, luka tersebut sembuh total.
Ibunda Daldin sekarang sehat walafiat. Dokter menyatakan bahwa Kanker yang sebelumnya menggerogoti sang ibu telah hilang sepenuhnya.
Program AIMAN yang tayang Senin 12/8/2019 pukul 8 malam di KompasTV, akan menayangkan wawancara lengkapnya.?? Bagaimanapun ini yaitu sebuah awal. Kesembuhan pada penyakit apa pun yaitu karunia Tuhan Yang Maha Kuasa, melalui perantaraan makhluk-Nya, sanggup alam maupun manusia. Oleh karenanya, tak berlebihan jikalau temuan 2 siswi Sekolah Menengan Atas ini ditindaklanjuti untuk kemanfaatan umat manusia, tanpa harus merusak alam.?? Saya Aiman Witjaksono... ?Salam! ( kompas.com)
Sumber: Aiman Kompas


0 Response to "Siswa Sma Di Kalimantan Tengah Jadi Juara Dunia Penyembuh Kanker Walau Stadium 4"
Posting Komentar